Balada transformasi di sebuah Rumah Sakit

Dari seorang dokter, utk proses pemulihan, saya mendapatkan rujukan ke dokter di RS pemerintah versi swasta yg ada di dekat kantor.

Utk reservasi awal bisa melalui telpon, dicatat identitas lengkap dan hendak ke dokter mana. Malamnya ditelpon dan di sms juga utk konfirmasi bertemu dengan dokternya tepat jam 8.

Sampai RS, gedungnya cukup megah, bersih dan terawat apabila dibandingkan RS pemerintah biasa.

Setelah mendaftar secara resmi utk mendapatkan kartu berobat, segera naik ke lantai dua utk menemui sang dokter.

Jam delapan kurang sepuluh saya sudah menunggu sang dokter di depan ruang prakteknya. Tapi dokternya belum muncul juga. Artinya sudah satu jam saya menunggu. Dan masih tetap (berusaha) sabar menunggu, dan terpaksa juga tidak bisa hadir di acara yg sudah terjadwal.

Transformasi atau perubahan di RS “versi swasta” atau dimanapun tidak bisa hanya mengandalkan gedung yang megah, sistem yang baik, sarana yang memadai tapi yang paling utama adalah faktor manusia nya sendiri yang harus berubah.

Tanpa perubahan dari sisi sumber daya manusia nya, transformasi itu tidak akan mempunyai arti apa-apa.

Jakarta 15 Juli 2015
Masih menunggu sang dokter

Tinggalkan komentar

Filed under Daily life, Manajemen Waktu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s