Harga Sang Waktu (Manajemen Waktu -3)

Pernahkah kita menghargai waktu yang kita punya? Kalau belum, akan diberikan sedikit ilustrasi yang mungkin pernah juga anda alami. Misalnya, sejumlah uang yang hangus karena terlambat tiba di airport dan tertinggal pesawat yang akan kita tumpangi, dipotong gaji karena datang terlambat ke kantor, terlambat mengambil keputusan sehingga menderita kerugian besar. Itu adalah waktu yang bisa dihargai dengan uang. Bagaimana yang tidak bisa dinilai dengan uang? Contohnya, terlambat datang ke acara pengajian, terlambat datang pada acara pemakaman seorang sahabat, terlambat datang membesuk teman yang sedang sakit atau terlambat datang ke sekolah/kampus.

Bila kita dapat menghargainya maka waktu akan berpihak kepada kita. Lalu bagaimana menghargai sang waktu? Salah satunya adalah dengan menempatkan skala prioritas pada setiap kegiatan yang akan kita lakukan. Steven Covey dalam bukunya yang laris manis berjudul “The 7 Habits of Highly Effective People” menempatkannya sebagai salah satu kebiasaan agar menjadi seseorang dengan tingkat efektivitas yang tinggi. Skala prioritas disebutkan dengan melakukan “first thing first”. Dengan membaginya dalam beberapa tingkat sesuai dengan kebutuhan dantujuan akan lebih mudah bagi kita untuk membagi waktu.

Tentu saja dalam membagi skala prioritas tersebut diperlukan konsistensi serta keteguhan hati agar tetap berjalan sesuai dengan rencana. Namun apabila terjadi keadaan darurat dengan skala prioritas tinggi, skala kita bisa modifikasi dengan resiko sekecil mungkin. Dalam pembagian skala prioritas ini, ujungnya adalah tujuan akhir yang akan dicapai dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Oleh karena itu, sebelum membagi skala prioritas, tentukan dulu tujuan dari masing-masing kegiatan beserta efeknya dalam mencapai tujuan.

Harga sebuah waktu bisa dibagi menjadi beberapa tingkatan seperti halnya kita membagi pekerjaan. Yang penting mendahului yang kurang penting. Selanjutnya yang kurang penting mendahului yang tidak penting. Yang tidak penting mendahului yang tidak penting sama sekali. Tingkatan skala ini yang dapat menjadi acuan kita dalam mendahulukan suatu pekerjaan terhadap pekerjaan lainnya.
Dengan menyusun skala prioritas, kita bisa melaksanakan tjuan kita dengan lebih efektif.

Tinggalkan komentar

Filed under Daily life, Manajemen Waktu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s