Slumdog Millionaire, true love and destiny

“Slumdog Millionaire”, sebuah film produksi India yang meraih banyak penghargaan dari Golden Globe Awards. Film dan ceritanya sangat menarik. Film ini mengisahkan kehidupan dari seorang pemuda India bernama Jamal yang hidup di daerah kumuh Mumbay (dulu Bombay).

Dia mengikuti acara “Who Wants to be A Millionaire?” di sebuah televisi India. Keikutsertaannya di acara tersebut bukan karena uang, tapi agar wanita yang menjadi pujaan hatinya sejak kecil bisa melihat dan menemuinya. Pertanyaan demi pertanyaan dapat dijawab dengan benar. Semua pertanyaan tersebut dapat dijawabnya dengan mudah karena berhubungan dengan masa lalunya yang ditampilkan dalam cerita sebagai flash back.

Ketika pertanyaan terakhir hendak disampaikan, program acara tersebut telah habis waktu tayangnya dan akan dilanjutkan keesokan harinya. Di akhir acara tersebut dia ditangkap dan diinterogasi polisi karena dianggap berbuat curang. Dengan alasan, tak mungkin seorang pemuda dari kampung yang kumuh dapat menjawab pertanyaan yang sangat sulit.

Dia dapat menjawab siapa penemu sejata revolver, nama presiden US pada pecahan 100 US$, pemain kriket terbaik pada masanya. Sebagai anak yang dibesarkan dalam kehidupan yang keras, Jamal tumbuh menjadi pemuda yang banyak melalui berbagai liku kehidupan, semua pertanyaan “mampir” dalam kehidupannya.

Alur cerita antara pertanyaan dalam kuis dan jalan kehidupan Jamal dirangkai secara menarik.Cinta sejatinya sejak kecil terhadap Latika selalu membawanya kembali untuk mencarinya. Takdir juga yang selalu mempertemukan mereka dan memisahkannya kembali.

Berbeda dari film India yang biasanya penuh dengan lagu dan tari khasnya, film ini hanya menampilkan tarian di akhir acara sebagai pengantar nama aktris dan aktor yang membintangi film. Kehidupan di kota yang kumuh, semrawut dan penuh dengan kriminalitas juga banyak ditampilkan di sini. Tapi semuanya tertutup dengan cerita yang menarik serta akting dari para pemainnya. Salut dengan film ini.

Kejujuran Jamal berhasil menaklukan hati sang polisi yang memeriksanya, dan dia kembali ke acara tersebut untuk menyelesaikan pertanyaan terakhir. Dapatkah dia menjawab pertanyaan dengan benar? Dapatkah dia bertemu kembali dengan Latika?

***Sangat Layak Untuk Ditonton***

2 Komentar

Filed under film

2 responses to “Slumdog Millionaire, true love and destiny

  1. Slumdog memang bukan film India tetapi sepenggal kisah yang digarap oleh orang Inggris.
    Filmnya memang bagus, tetapi secara pribadi kurang suka dengan endingnya.

    —-
    Frans: Terima kasih untuk infonya Mas. Sepertinya memang endingnya untuk memenuhi
    hasrat happy ending dalam sebuah film ^_^

  2. Jadi pengen nonton filmnya… tapi lagi bokek nih. Semoga bisa nonton filmnya kalu nanti sudah gajian.

    —–
    Frans: Nonton pak Guru, bagus loh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s